DUBES AS KE SAMBOJA LESTARI

Rabu, 23 June 2010 - 18:09:33 WIB Category: Berita Samboja Lestari - Read: 73 times

“So this is how a two-thousand hectares forest looks like.” 


Kalimat itu meluncur dengan penuh kekaguman dari mulut Nicholas Throckmorton, staf ahli lingkungan hidup kedutaan besar Amerika Serikat, saat melihat kawasan Samboja Lestari dari menara kantor yayasan BOS yang berketinggian 12 meter di atas tanah. Menara tersebut terletak di puncak bukit tertinggi di kawasan Samboja Lestari.


Nick, nama panggilan Nicholas, adalah salah seorang anggota rombongan Duta Besar Amerika Serikat yang mengadakan kunjungan singkat ke Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Timur di Samboja Lestari (PROKT-SL), 16 - 17 Juni 2010. Dubes AS, Cameron Hume, juga ditemani oleh putrinya, Jasmine Hume.


Cameron Hume adalah Dubes AS yang pertama kali datang ke PROKT-Samboja Lestari. Dubes Hume—yang menguasai 3 bahasa asing: Arab, Perancis, dan Itali—adalah diplomat senior di negaranya. Sebelum menempati posnya di Jakarta, beliau pernah ditugaskan di Tahta Suci Vatikan, PBB, Aljazair, Afrika Selatan, dan Sudan.


Kedatangan Dubes Amerika Serikat ke PROKT-SL merupakan kunjungan informal. Suasana kunjungan sangat santai dan rileks, serta tidak ada liputan media massa.


Kendati kunjungan Cameron Hume bersifat rekreatif, namun beliau menyempatkan diri memenuhi permintaan Yayasan BOS menanam pohon wanyi (mangifera odorata). Penanaman pohon ini dilaksanakan pagi hari, Kamis 17 Juni 2010, di depan kantor PROKT-SL . Sebelumnya, Dubes Hume dan rombongan melakukan jalan pagi mengelilingi areal lodge, pulau-pulau orangutan, dan suaka beruang madu.


Saat berbincang-bincang dengan Prof. Bungaran Saragih, Ketua Dewan Pembina Yayasan BOS, dan Peter Karsono, Anggota Dewan Penasihat Yayasan BOS, Dubes Hume menyampaikan kesannya atas prestasi yang telah dicapai oleh Yayasan BOS dalam melaksanakan konservasi orangutan dan habitatnya. Beliau berjanji akan membantu menyebarkan informasi mengenai pentingnya upaya konservasi ini kepada para koleganya di Amerika Serikat dan negara lain.


Prof. Bungaran Saragih dan Peter Karsono menyambut baik janji Dubes Hume. Mereka berdua, mewakili Yayasan BOS, menyampaikan terima kasih yang besar atas kunjungannya. Harapannya, kunjungan ini dapat memberi dampak besar untuk mendukung upaya konservasi orangutan dan habitatnya di Indonesia.  


(NH)

0 Comment :



Comment :
Name :
email :
Comment :
  
  (Enter six code above)

  



 
 
BOSF Programs   Visit Our Webstore   Donate for Orangutans   Adopt Orangutan


BNIGOGREEN