Rabu, 30 June 2010 - 14:36:35 WIB Category: Berita Samboja Lestari - Read: 83 times
Empat bayi orangutan: Robert, Teresa, Nicola, dan Angelic, dievakuasi oleh tiga staf Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Timur di Samboja Lestari (PROKT-SL), Rajuli, Bram dan Iwan, beberapa waktu yang lalu. Bayi-bayi orangutan tersebut berusia antara dua sampai tiga tahun. Sebelumnya, mereka ditampung di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Robert, Teresa, Nicola, dan Angelic diselamatkan oleh beberapa staf BKSDA, Fahmi, Ahmad Rifai dan Hasrul Nordiansyah, dibantu oleh Centre for Orangutan Protection (COP), organisasi yang berkonsentrasi pada upaya penyelamatan orangutan. Mereka diselamatkan dalam kurun waktu antara bulan Mei sampai dengan Juni 2010 dari Kecamatan Kaliorang dan Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Saat dievakuasi dari kandang BKSDA, kondisi Robert, Nicola, dan Angelic tampak sehat dan aktif. Namun, Teresa terkena demam.
Setiba di PROKT-SL, tiga orangutan yang tampak sehat—Robert, Angelic, dan Nicola—segera masuk kandang karantina, sementara Teresa mendapatkan penanganan medis. Hasil cek kesehatan—pemeriksaan darah dan fisik—menunjukkan bahwa Nicola dan Angelic dalam keadaan sehat, sementara dua individu lain—Robert dan Teresa—terinfeksi Hepatitis B.
Saat ini, keempat orangutan telah bergabung dengan orangutan lain seusia mereka. Robert dan Teresa di menghabiskan waktu dengan bermain di klinik. Nicola dan Angela bergabung dengan Seto, Kopral, dan bayi orangutan sehat lainnya.
Empat bayi orangutan pendatang baru ini bergabung dengan PROKT-SL atas bantuan dana dari Orangutan Outreach dan Primate Helping Primate Belanda. Kedua organisasi ini bekerjasama dengan Yayasan BOS dalam membiayai kesejahteraan orangutan yang masuk program reintroduksi, baik di PROKT-Nyaru Menteng maupun di PROKT-Samboja Lestari.
(NH)
Comment :
|
|
![]() |









