Borneo Orangutan Survival Foundation

BOSF

Search

Empat Sekawan Memulai Hari Pertama di Sekolah Hutan


Orangutan yang tiba di pusat rehabilitasi kami dalam usia yang sangat muda harus terlebih dahulu menghabiskan waktu mereka di bawah perawatan khusus babysitter kami di Grup Nursery. Setelah keterampilan mereka berkembang dan menjadi lebih mandiri, mereka pun akan melanjutkan pembelajaran mereka di Sekolah Hutan tingkat pertama atau Grup 1. Belum lama ini Sekolah Hutan Grup 1 Nyaru Menteng kami mendapat murid baru, yaitu Hanin, Timpah, Yutris, dan Momot. 

Beberapa hal harus dipertimbangkan (termasuk saran dan masukan dari anggota tim medis dan para babysitter) sebelum memindahkan para bayi orangutan dari Grup Nursery ke Sekolah Hutan Grup 1. Calon kandidat harus memiliki kemampuan fisik dan sosial yang memadai, seperti memanjat pohon dan bersosialisasi dengan orangutan lain, dan kemauan untuk mempelajari hal-hal baru. Mereka juga harus berada dalam kelompok usia yang tepat dan kesehatan yang baik. Mengingat Hanin, Timpah, Yutris, dan Momot berkembang baik dalam hal keterampilan dan perilaku sosial, mereka dinilai siap untuk masuk ke Sekolah Hutan Grup 1.

Hari Pertama di Sekolah Hutan

Pada 15 Maret, Hanin, Timpah, Yutris, dan Momot berangkat dari klinik Nyaru Menteng menuju ke Sekolah Hutan Group 1 diantarkan oleh Babysitter Estratuti, drh. Agus Fachroni, drh. Lia Kristina, dan paramedis, Yati.

Foto 1

Dari kiri – kanan: Estratuti, drh. Lia, Yati, dan drh. Agus Fachroni

Tidak berbeda dengan anak-anak manusia di hari pertama mereka sekolah, empat sekawan ini awalnya merasa takut berbaur dengan para orangutan lain di Sekolah Hutan. Hanin memeluk erat drh. Lia dan tidak membolehkannya pergi selama beberapa jam. Setelah beberapa waktu, Hanin mulai merasa tenang dan melepaskan cengkeramannya, lalu perlahan-lahan memanjat pohon sendiri. 

Foto 2

Hanin memeluk erat drh. Lia

Foto 3

Hanin akhirnya berani memanjat pohon

Sementara itu, Momot, Timpah, dan Yutris dapat beradaptasi lebih cepat, mereka bertiga tidak butuh waktu lama untuk memakan buah-buahan bersama orangutan lainnya, memanjat pohon, dan menjelajah bersama orangutan lain di kelompok barunya.

Foto 4

Babysitter Misnawatie memberika buah kepada para bayi orangutan di Sekolah Hutan tingkat pertama

Di Sekolah Hutan Grup 1, Hanin dan teman-temannya akan mempelajari banyak keterampilan baru, selain yang telah mereka pelajari selama di Grup Nursery. Mereka juga akan belajar bagaimana mencari pakan alami seperti kulit pohon, buah-buahan hutan, dan rayap, juga mengidentifikasi dan menghindari predator, dan mengenali berbagai macam tumbuhan baru yang tidak ditemukan sebelumnya di Grup Nursery

Hanin, Timpah, Yutris, dan Momot baru saja memulai jalan panjang menuju kebebasan. Suatu hari nanti, saat keterampilan mereka telah mumpuni, empat sekawan ini akan menyelesaikan Sekolah Hutan dan menginjak tahap akhir rehabilitasi, hidup di pulau pra-pelepasliaran, sebelum akhirnya dilepasliarkan ke alam liar yang sebenarnya.

Teks oleh: Hermansyah, Staf Divisi Komunikasi dan Edukasi BOSF Nyaru Menteng

Kamu bisa membuat perubahan sekarang juga dan membantu menyelamatkan orangutan! DONASI SEKARANG

 

 

SHARE THE THINGS THAT matter

Help protecting the Borneo Orangutans

Help protecting the Borneo orangutans by shopping for groceries? Now you can!

Let's Shop

BOSF Media Channel