Borneo Orangutan Survival Foundation

BOSF

Search

Program Konservasi Mawas

Program Konservasi Mawas adalah program Yayasan BOS yang melindungi 309.000 hektar habitat alami orangutan liar. Secara administratif, Mawas mencakup 2 kabupaten utama – Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Kapuas – serta 5 kecamatan dan 53 desa dengan jumlah penduduk 29.000 kepala keluarga. Lahan gambut Mawas juga mendukung salah satu populasi orangutan terbesar yang tersisa dengan perkiraan 3.000 individu orangutan mendiami daerah itu.

Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) adalah spesies yang terancam punah dan dilindungi oleh undang-undang. Program Konservasi Mawas berperan penting dalam konservasi spesies orangutan dan habitatnya, termasuk konservasi keanekaragaman hayati yang lebih umum, lingkungan dan pengembangan masyarakat setempat.

Manfaat Program Konservasi Mawas meliputi:

  • Membantu mengurangi efek emisi gas rumah kaca dunia.
  • Meningkatkan kesadaran dunia internasional mengenai spesies yang terancam punah dan konservasi jangka panjang mereka di habitat alami.
  • Pengaruh positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat yang berada di dalam dan di sekitar Mawas.
  • Melaksanakan Konvensi Keanekaragaman Biologi/ Convention on Biological Diversity (CBD), Agenda 21 (perubahan iklim, pembangunan usaha berkelanjutan, dll.), Konvensi
  • Perdagangan Internasional bagi Satwa Dilindungi (CITES), dan Konvensi Ramsar untuk perlindungan lahan basah.
  • Memberikan kesempatan bagi staf pemerintah daerah untuk memperoleh beasiswa (dalam dan luar negeri) dengan melakukan penelitian di Program Konservasi Mawas.

Restorasi Hutan

Yayasan BOS sadar bahwa tidak ada masa depan bagi orangutan tanpa perlindungan habitat alami mereka. Oleh karena itu Yayasan BOS mengelola program rehabilitasi habitat dan perlindungan hutan serta pengelolaan sumber daya alam, yang dirancang untuk tidak hanya memulihkan dan menjaga lahan kritis, tetapi juga untuk memberdayakan dan mendorong masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ramah lingkungan yang berkelanjutan.

Pendidikan Masyarakat

Yayasan BOS secara aktif menyelenggarakan berbagai program pendidikan maupun membagikan informasi, baik di kota-kota besar maupun di daerah sekitar fasilitas kami. Pendidikan merupakan sarana penting dalam berkomunikasi dengan masyarakat lokal dan dunia, untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya melestarikan satwa liar dan habitatnya. Kunjungan ke sekolah dan program, kampanye kesadaran, pameran, lokakarya, pelatihan guru dan penerbitan buku adalah beberapa upaya yang telah dilakukan Yayasan BOS untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang ekologi dan konservasi orangutan.

Selain program pendidikan, Yayasan BOS juga telah dan terus mengembangkan hubungan dengan organisasi lingkungan baik dari dalam maupun luar negeri untuk membantu mendukung penyelamatan orangutan. Yayasan BOS terlibat dalam pengembangan Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017 dan terus melaksanakan rencana tersebut. Target utama rencana aksi ini adalah menstabilkan populasi orangutan dan habitatnya antara tahun 2007 hingga 2017.

Pemberdayaan Masyarakat

Yayasan BOS menjalankan kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan masyarakat setempat, khususnya pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan, yang pada akhirnya memberdayakan mereka untuk mengembangkan ekonomi mereka sendiri, memanfaatkan hutan secara bijak dan mengurangi ketergantungan masyarakat lokal pada kawasan konservasi.

Informasi lebih lanjut, hubungi:

Program Konservasi Mawas

Jalan Nuri 9 RT. 01 RW. XXIV Kelurahan Bukit Tunggal

Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya 73112, Indonesia

Telp.: +62 (0) 536 3308416 / Fax: +62 (0) 536 3229296

ORANGUTAN GOES TO SCHOOL

Hari Bumi Bersama Siswa BCU

Tim kami di Nyaru Menteng, bersama dengan para siswa dan guru dari Sekolah Bina Cita Utama (BCU) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, merayakan Hari Bumi 2017

Selengkapnya

BOSF Media Channel