Borneo Orangutan Survival Foundation

BOSF

Search

Tujuh Orangutan Peroleh Kebebasan di Kehje Sewen


Dalam rangka mewujudkan kampanye #OrangutanFreedom, dengan ini kami kabarkan bahwa tujuh orangutan telah berhasil dilepasliarkan di Hutan Kehje Sewen di Kabupaten Kutai Timur!

Perjalanan Menuju Kebebasan

Pada tanggal 11 Juli, tim medis Samboja Lestari melakukan pembiusan terhadap Abel dan anaknya Alejandro, diikuti Imut dan Ical; Belinda dan anak adopsinya Maureen; dan terakhir pada Si Jantan Gagah Kumar. Sejam kemudian, ketujuh orangutan yang telah pulas ditempatkan di kandang transport dan dimuat ke mobil bak terbuka, siap berangkat menuju pelepasliaran orangutan ke-13 di Hutan Kehje Sewen.

Pembiusan_3

Teknisi mengangkat setiap orangutan yang telah terbius untuk dimasukkan ke dalam kandang transport

Pembiusan_4

Orangutan di kandang transport dinaikkan ke atas mobil bak terbuka

Rombongan yang terdiri dari 5 kendaraan bak terbuka dan sebuah kendaraan MPV meninggalkan Samboja Lestari tidak lama selewat pukul 2 siang, langsung menuju Muara Wahau, kota kecil di Kabupaten Kutai Timur. Tim kami mengikuti protokol ketat selama perjalanan, berhenti setiap dua jam untuk memastikan orangutan dalam kondisi terbaik, memberikan makanan dan minuman seperlunya.

Di Jalan_3

Tim Medis dan Animal Welfare kami memastikan seluruh orangutan berada dalam kondisi terbaik

Rombongan mencapai kantor BOSF-RHOI di Muara Wahau 13 jam kemudian, Rabu 12 Juli dini hari. Setelah istirahat sejenak tim melanjutkan perjalanan tahap akhir ke hutan sebelum fajar menyingsing. Perjalanan membutuhkan 5 jam untuk mencapai titik terakhir yang bisa dicapai kendaraan, 200 meter dari tepi Sungai Telen.

WhatsApp Image 2017-07-13 at 15.54.04

Dari situ, kandang akan digotong turun ke tepi sungai lantas diseberangkan menggunakan ces atau perahu kelotok.

WhatsApp Image 2017-07-13 at 15.54

Seluruh tim bekerja keras dalam mengangkut kandang transport menuju titik pelepasliaran

Di seberang sungai, kandang-kandang akan kembali dibawa menggunakan 2 kendaraan berpenggerak 4 roda ke titik pelepasliaran jauh di dalam Hutan Kehje Sewen bagian selatan.

WhatsApp Image 2017-07-12 at 13.22.30 (1)

Kabar Terbaru dari Hutan Kehje Sewen!

Hari Rabu kemarin, tepatnya pukul 3.30 sore, Kantor Pusat BOS Foundation di Bogor menerima pesan pendek dari kamp Nles Mamse menyatakan bahwa ketujuh orangutan telah berhasil dilepasliarkan. Sesuai rencana, kandang pertama dibuka adalah Belinda, diikuti Maureen. Kedua orangutan ini telah lama menjalin hubungan yang sangat akrab seperti layaknya ibu-anak, sejak mereka tinggal bersama di pulau pra-pelepasliaran. Abel dan Alejandro yang ditempatkan dalam kandang yang sama mendapat giliran berikutnya. Si Jantan Besar Kumar setelahnya, disusul tidak lama kemudian oleh Imut dan Ical.

7 Kumar

Kandang Transport Kumar dibuka oleh Jamartin Sihite, CEO BOS Foundation

6 Syahrul SL-Ical

Kandang terakhir dibuka adalah Ical, dilakukan oleh Syahrul, Teknisi Samboja Lestari yang dikenal dekat dengan Ical

Pelepasliaran kali ini menambah jumlah total orangutan yang dilepasliarkan di habitat alami mereka, baik dari Samboja Lestari maupun Nyaru Menteng menjadi 289, dengan 75 dilepasliarkan di Hutan Kehje Sewen.

Pelepasliaran ini terlaksana berkat kerja sama erat dengan BKSDA Kalimantan Timur, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Daerah Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, serta masyarakat kedua kabupaten tersebut. BOS Foundation juga sangat berterima kasih atas dukungan moral dan finansial dari berbagai pihak, lembaga maupun individu, mitra maupun non-mitra kami dari seluruh dunia yang peduli kegiatan pelestarian orangutan di Indonesia.

Teks oleh: Tim Komunikasi BOSF

Anda bisa membuat perubahan dan membantu menyelamatkn orangutan! DONASI SEKARANG

ORANGUTAN GOES TO SCHOOL

Hari Bumi Bersama Siswa BCU

Tim kami di Nyaru Menteng, bersama dengan para siswa dan guru dari Sekolah Bina Cita Utama (BCU) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, merayakan Hari Bumi 2017

Selengkapnya

BOSF Media Channel