Borneo Orangutan Survival Foundation

BOSF

Search

Taymur Tiba di Tanah Air!


Setelah persiapan dan koordinasi yang panjang, kami sangat senang untuk mengabarkan bahwa Taymur akhirnya kembali pulang! 

Selama beberapa bulan terakhir BOS Foundation bekerja keras bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Luar Negeri melalui Kedutaan Besar RI di Kuwait untuk bisa memulangkan bayi orangutan jantan berusia dua tahun ini.

- Taymur

Taymur ketika dia masih di Kuwait

Sebagai lembaga yang berfokus pada upaya penyelamatan, rehabilitasi, dan pelepasliaran orangutan, dan pengalaman membantu pemulangan dua bayi orangutan sebelumnya bernama Puspa dan Moza dari Kuwait tahun 2015, kami memiliki pengalaman untuk membantu pemulangan Taymur, dan karenanya, kami sangat bersemangat untuk kembali membantu.

Segera setelah semua dokumen yang dibutuhkan telah dilengkapi, Taymur diterbangkan menggunakan maskapai KLM dari Kuwait dengan transit di Amsterdam dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada 17 April pukul 17.25 waktu setempat. Hasil pemeriksaan fisik oleh dokter hewan kami yang menemani di perjalanan, Maryos V. Tandang, menunjukkan bahwa Taymur dalam kondisi sehat, bahkan setelah perjalanan panjang lebih dari 30 jam dari Kuwait. 

Foto2

drh. Maryos V. Tandang bersama CEO BOS Foundation, Jamartin Sihite dan Direktur KKH KLHK, Bambang Dahono Aji mengecek keadaan Taymur di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta

Setelah kami yakin akan kondisinya, Taymur langsung dibawa ke instalasi Karantina Taman Safari Indonesia (TSI) di Cisarua Bogor, Jawa Barat, dikawal oleh tim gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan BOS Foundation. Di TSI, Taymur akan menjalani proses karantina, termasuk tes kesehatan menyeluruh dan tes DNA untuk menentukan ke mana dia akan dikirim untuk menjalani proses rehabilitasi pasca masa karantina usai

Foto 3_1

Taymur di instalasi Karantina Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor

Taymur, Puspa, Moza, bersama dengan sejumlah orangutan repatriasi dari Thailand di tahun 2015 lalu merupakan korban dari perdagangan ilegal satwa liar. Laporan Global Risk Insights tahun 2017 menyatakan bahwa perdagangan ilegal satwa liar adalah ancaman kedua terbesar bagi orangutan setelah perusakan habitat, dan salah satu dari tindak kejahatan terbesar di dunia. Komitmen serius dan tindakan nyata dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk menegakkan hukum yang melindungi kehidupan satwa liar. Upaya menyelundupkan bayi orangutan yang nota bene seukuran bayi manusia lewat bandara di tanah air harusnya bisa diketahui dan dicegah. Penyelundupan narkoba saja bisa diketahui dan distop, selayaknya kita juga bisa menerapkan tindakan yang sama untuk satwa liar hidup.

BOS Foundation mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya pemulangan ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Kuwait, dan Kebun Binatang Kuwait atas perawatan terhadap Taymur, serta Kedubes Kuwait yang telah berkoordinasi dan komitmen yang kuat untuk membawa pulang orangutan muda ini. BOS Foundation juga berterima kasih atas dukungan moral dan finansial dari organisasi mitra global kami, BOS Jerman dan BOS Swiss.  

BOS Foundation menekankan perlunya upaya pengawasan yang lebih ketat terhadap barang-barang yang dibawa ke luar negeri melalui pintu perbatasan negara kita, seperti bandara dan pelabuhan laut. Penegakan hukum pun perlu lebih tegas terhadap pelanggar hukumnya. Dari setiap bayi orangutan yang berhasil diselundupkan, pasti banyak yang mati saat penangkapan atau pengangkutan. Kita juga tidak bisa mengabaikan betapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk kegiatan pemulangan. Dan setiap kali memulangkan orangutan, selalu tersisa pertanyaan yang tidak terjawab, terutama mengenai kelanjutan upaya hukum terhadap para pelaku.  

Sudah saatnya kita wajib lebih peduli pada pelestarian orangutan sebelum terlambat! 

Teks oleh: Tim Komunikasi BOS Foundation di Kantor Pusat 

Kamu bisa membuat perubahan dan membantu menyelamatkan orangutan! DONASI SEKARANG

SHARE THE THINGS THAT matter

Help protecting the Borneo Orangutans

Help protecting the Borneo orangutans by shopping for groceries? Now you can!

Let's Shop

BOSF Media Channel