Apakah kamu member?

PERBAIKAN PULAU DI SAMBOJA LESTARI

Proses rehabilitasi orangutan membutuhkan pulau berhutan untuk membantu mereka mengembangkan kemampuan hidup mandiri. Pulau-pulau buatan di Samboja Lestari yang sempat mengalami kerusakan harus segera diperbaiki agar bisa kembali dimanfaatkan. 

Dalam upaya menuntaskan proses rehabilitasi bagi orangutan yang diselamatkan, BOS Foundation memanfaatkan sejumlah pulau berhutan buatan. Beberapa pulau ini ditujukan bagi orangutan yang telah menyelesaikan tahap Sekolah Hutan, sementara lainnya untuk menampung individu-individu yang masih gagal menunjukkan kemampuan cukup untuk dilepasliarkan. 

Di Samboja Lestari, BOS Foundation telah membangun 18 pulau buatan yang total luasnya mencapai 21 hektare. Namun sayangnya, sejumlah di antaranya mengalami kerusakan berat akibat banjir besar di musim hujan tahun 2020 dan 2021 lalu. Kondisi ini memaksa manajemen Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari untuk memindahkan orangutan-orangutan di pulau ke kompleks kandang untuk waktu yang belum bisa ditentukan. 

Di bulan Agustus 2023 lalu, BOS Foundation memulai rangkaian panjang proyek perbaikan pulau buatan di Samboja Lestari. Rangkaian ini diawali dengan perbaikan Pulau 6 yang luasnya 1 hektare dan sebelumnya dihuni Bujang, jantan berusia 34 tahun, dan Anih, betina berusia 30 tahun. Keduanya ditarik ke kompleks kandang akibat  banjir bandang. 

Perbaikan Pulau 6 dilakukan secara swadaya oleh karyawan Samboja Lestari dibantu beberapa tenaga dari luar. Pekerjaan ini mencakup penggalian dasar parit atau kanal yang mengelilingi pulau yang mendangkal akibat sedimentasi, perbaikan tepi kanal yang longsor, serta penguatan struktur saluran pelimpah (spillway). Proyek berlangsung selama lima hari, dari 7 sampai 11 Agustus 2023.

Perbaikan Pulau di Samboja Lestari (Kredit foto: BOSF 2024)

Perbaikan Pulau di Samboja Lestari (Kredit foto: BOSF 2024)

Perbaikan Pulau di Samboja Lestari (Kredit foto: BOSF 2024)

Perbaikan Pulau di Samboja Lestari (Kredit foto: BOSF 2024)

Perbaikan Pulau di Samboja Lestari (Kredit foto: BOSF 2024)

Pekerjaan lanjutan memperbaiki dan memasang struktur enrichment atau pengayaan bagi orangutan dikerjakan oleh rekan-rekan relawan dari The Great Project secara bertahap sampai bulan September 2023 lalu. Struktur pengayaan berupa tali ayunan, menara kecil, dan anjungan pakan atau feeding platform ini penting bagi orangutan agar mereka selalu memanjat dan bergerak aktif.

Keberhasilan ini diikuti oleh proyek perbaikan pulau-pulau 7, 8, 12A, dan 12B yang pembiayaannya dibantu oleh PT. Bank Central Asia Tbk (BCA), salah satu pendukung setia kami sejak lama. Proyek perbaikan keempat pulau berikut secara fisik dimulai di bulan Januari 2024, dan selesai di bulan April. Proyek ini mencakup perbaikan dua unit saluran pelimpah untuk menjaga debit air di parit sekeliling pulau 7 dan 8, serta pengurukan dan pemadatan beberapa titik yang sebelumnya longsor. 

Pulau 7 dan 8 kami siapkan untuk ditinggali oleh orangutan-orangutan muda yang telah menyelesaikan Sekolah Hutan dan dinilai siap untuk dilepasliarkan, sementara Pulau 12A dan 12B kami siapkan bagi orangutan yang dinilai tidak siap lepas liar atau kami sebut unreleasable. Perbedaan di antara keduanya adalah pulau pra-pelepasliaran tidak memiliki struktur pengayaan.  Pulau 7 dan 8 dibuat persis seperti hutan alami, sementara Pulau 12A dan 12B dirancang untuk memenuhi kebutuhan orangutan unreleasable dan mendorong mereka untuk terus beraktivitas. 

Semoga para orangutan betah di pulau-pulau baru mereka!



KAMI JUGA MENYARANKAN

image
KESEJAHTERAAN SATWA

PENDEKATAN HOLISTIK UNTUK PENYELAMATAN SATWA LIAR BORNEO

Salah satu pilar kesuksesan BOS Australia adalah dukungan dari mitra jangka panjang seperti King Living Foundation yang telah memberikan kontribusi signifikan pada upaya kami, terutama pada Suaka Samboja Lestari.

image
KONSERVASI HABITAT

KAMERA TRAP MENGUNGKAP HARTA TERSEMBUNYI

Bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan University of British Columbia, proyek kamera trap bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang persebaran orangutan pasca dilepasliarkan di Hutan Lindung Bukit Batikap.

image
KONSERVASI HABITAT

MELESTARIKAN HUTAN RAWA GAMBUT BERSAMA WELEDA

Program Konservasi Mawas adalah model yang terbukti sanggup mengelola restorasi hutan dalam skala besar. Bermitra dengan Weleda, tim kami di lapangan secara aktif membantu pengelolaan 309.000 hektar lahan gambut untuk mencegah kebakaran hutan, memper

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup