Apakah kamu member?

MENCARI IBU SANTA

Santa adalah anak orangutan betina yang usianya belum mencapai 2 tahun. Ia terduduk sendirian di dalam kandang kayu, di mana tak seorangpun dapat menolongnya namun dapat merasakan kesedihannya. Santa ditemukan tanpa induknya dan untuk sementara dirawat di kompleks gereja paroki Muara Wahau.

Tidak ada yang tahu pasti bagaimana awal kisah Santa terpisah dari induknya. Induk orangutan secara alami akan melindungi anaknya mati-matian hingga anaknya menginjak usia kira-kira 7 tahun, atau sudah cukup mandiri untuk bertahan hidup di hutan. Kami hanya bisa menduga induk dan anak orangutan ini berada dalam ancaman besar ketika mereka terpisah.
 

Mencari Induk Santa
Begitu mendapat laporan tentang kondisi Santa dari Tim Restorasi Habitat Orangutan Indonesia (RHOI) di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Program Manager Yayasan BOS Samboja Lestari menurunkan Tim Rescue and Release. Untuk sementara Santa dirawat oleh seorang pastor di gereja dan Tim Rescue and Release segera berupaya untuk mencari induk Santa. Meskipun hal buruk membayangi benak Tim, namun Tim tetap berharap yang terbaik.

Setelah bertemu dengan pastor untuk memeriksa kondisi Santa, Tim mendatangi lokasi di mana Santa ditemukan. Tim juga bertemu dengan kepala suku Dayak dari desa-desa yang akan Tim telusuri untuk mencari induk Santa dan setelah menjelaskan misi mereka, meminta ijin yang dibutuhkan serta mengumpulkan informasi dari masyarakat setempat, Tim mulai melakukan pencarian pada 5 Januari 2014.

Tim membawa Santa ke titik di mana dia ditemukan dan berharap dapat memancing kemunculan ibunya namun gagal. Tim juga melakukan pencarian dengan menelusuri hutan di sekitar desa dan mengumpulkan informasi dari masyarakat setempat, namun mereka mengaku sudah lama tidak pernah melihat orangutan di sekitar desa mereka. Tim hanya menemukan sarang-sarang lama orangutan.


Mencari Ibu Santa (Kredit: BOSF 2014)

Mencari Ibu Santa (Kredit: BOSF 2014)

Mencari Ibu Santa (Kredit: BOSF 2014)

Mencari Ibu Santa (Kredit: BOSF 2014)

Mencari Ibu Santa (Kredit: BOSF 2014)

Tinggal di Samboja Lestari
Kegagalan yang terus dijumpai akhirnya menghasilkan kesia-siaan. Tidak ada pilihan lagi yang tersisa selain membawa Santa ke Samboja Lestari di mana ia akan dirawat oleh babysitter yang menggantikan peran induknya. Kehilangan induk di usia yang masih sangat muda sangat menghancurkan kehidupan anak orangutan. Santa telah kehilangan waktu pembelajaran yang sangat berharga dari induknya untuk menjadi orangutan liar yang mandiri. Babysitter tidak akan pernah bisa menggantikan induk orangutan secara sempurna, namun mereka akan menyediakan cinta, perhatian, dan pembelajaran yang Santa butuhkan untuk membangun rasa percaya diri dan keterampilannya untuk bertahan hidup di alam liar. Mereka akan membimbing Santa dalam menjalani tahapan proses rehabilitasi mulai dari Baby Nursery, Sekolah Hutan, hingga tahap pra-pelepasliarannya.

Sebuah perjalanan panjang ada di hadapannya untuk menjadi orangutan liar dan mampu bertahan hidup di habitat alaminya, namun kami tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk membantunya tumbuh menjadi orangutan liar mandiri. Anda dapat membantu kami untuk mewujudkannya. Seperti biasa, terima kasih yang besar kepada Anda yang telah membuat perubahan untuk masa depan orangutan.




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup