PENDATANG BARU TERLIHAT MENEMPEL PADA SAYANG
Sekitar satu bulan setelah Sayang terpantau dengan perut membesar dan tanda-tanda kehamilan lainnya, tim Post-Release Monitoring (PRM) kami di Kamp Lesik tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Sayang.
Kami bekerja keras untuk melindungi orangutan kalimantan dan habitatnya demi generasi mendatang. Berikut beberapa cara kami mewujudkan dunia tempat orangutan dan alam bertahan dan berkembang.
Sekitar satu bulan setelah Sayang terpantau dengan perut membesar dan tanda-tanda kehamilan lainnya, tim Post-Release Monitoring (PRM) kami di Kamp Lesik tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Sayang.
BKSDA Kalimantan Tengah bersama Balai TNBBBR dalam kerja bersamanya dengan Yayasan BOS kembali melepasliarkan sepuluh orangutan ke hutan alami di kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR).
Pagi hari, saat cuaca masih berkabut, terdengar suara kokokan ayam yang terus-menerus berasal dari depan kamp.
Peresmian Pondok Monitoring Himba Pambelum berlangsung pada 15 Juni, tepat setelah empat orangutan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) dalam perjalanan pertama tim pelepasliaran ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Hiran.
Lesan telah melahirkan anak keduanya sekitar lima bulan yang lalu dan kami sangat senang untuk memberitahukan bahwa ibu dan anak tersebut dalam kondisi terbaik mereka saat ini!