PERJALANAN SINGKAT PENUH KEJUTAN (1)
Sebagai koordinator Tim Post-Release Monitoring (PRM) RHOI, saya bertanggung jawab melakukan persiapan untuk kegiatan pelepasliaran orangutan berikutnya di Kalimantan Timur.
Kami bekerja keras untuk melindungi orangutan kalimantan dan habitatnya demi generasi mendatang. Berikut beberapa cara kami mewujudkan dunia tempat orangutan dan alam bertahan dan berkembang.
Sebagai koordinator Tim Post-Release Monitoring (PRM) RHOI, saya bertanggung jawab melakukan persiapan untuk kegiatan pelepasliaran orangutan berikutnya di Kalimantan Timur.
Tim Post Release Monitoring (PRM) kami di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) di Kalimantan Tengah memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan pengamatan harian terhadap 10 orangutan yang dilepasliarkan bulan lalu.
Kebakaran, perambahan, dan pembukaan lahan hutan untuk pertanian adalah ancaman terbesar bagi hutan Kalimantan dan satwa liar yang menghuninya.
Suatu pagi yang dingin di bulan Agustus di Hutan Kehje Sewen, tiga anggota Tim PRM kami di Camp Nles Mamse (Rizal, Yosi, dan Luy) pergi untuk melakukan observasi nest-to-nest pada Angely, orangutan betina yang dilepasliarkan BOS Foundation Mei lalu.
Pada 22 Agustus , kebakaran terjadi di desa Batampang di Kalimantan Tengah, yang mempengaruhi kawasan Program Konservasi Mawas. Sekitar lima hektar hangus terbakar.