Apakah kamu member?

MAKAN SEHAT BERDUA

Berjalan menembus hutan belantara selama berjam-jam mencari orangutan memang pekerjaan yang melelahkan. Namun semua lelah itu sirna jika kita berhasil menemukan satu atau lebih orangutan! Berikut adalah kisah singkat salah satu pengamatan di tahun lalu yang kami nilai cukup berhasil.

Di suatu hari di awal bulan April 2021, tim Post Release Monitoring (PRM) di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Kalimantan Tengah melakukan kegiatan rutin pemantauan orangutan yang telah dilepasliarkan. Seperti biasa, tim meninggalkan pondok monitoring Lewun Kahio yang dalam bahasa setempat berarti “kampung halaman orangutan” di pagi hari, dan bersiap untuk menjelajah hutan seharian. Setelah berjalan selama beberapa jam, kami masih belum menemukan tanda orangutan.

Setelah sejenak beristirahat makan siang, tim kami melanjutkan perjalanan dan tiba di Sungai Sebindang, salah satu percabangan Sungai Bemban, sungai utama di daerah itu. Jika menggunakan perahu bermotor atau ces, titik ini sekitar satu jam perjalanan menuju arah pondok. Di tepi Sungai Sebindang, kami melihat dua orangutan sedang asyik makan bersama. Kami segera menyiapkan alat pengamatan dan beraksi! 


Kedua orangutan itu kami identifikasi sebagai Ibut, jantan yang kami lepas liarkan di bulan Oktober 2016, dan China, betina yang kami lepas liarkan di bulan Juli 2018 lalu. Mereka berdua sedang asyik makan buah ara atau ficus. Tanaman ini merupakan makanan serba ada bagi orangutan, karena mereka bisa mengonsumsi buah, daun, dan kulit kayunya.

Selama pengamatan, keduanya hanya asyik mengonsumsi buah ara dan tidak berpindah ke pohon lain. Secara fisik, kondisi China dan Ibut terlihat baik, sehat, dan mereka makan dengan lahap. Kami mengamati sampai mereka akhirnya membangun sarang malam yang letaknya saling berdekatan di dekat pohon ara tersebut. Hari itu kami berhasil mengumpulkan data yang cukup tentang perilaku makan sekaligus kondisi kesehatan keduanya.

Itu adalah terakhir kali mereka berdua teramati oleh kami. Sampai saat ini, China tak pernah lagi muncul saat kami berpatroli, sementara Ibut sempat kami amati di bulan Oktober tengah bersama Paduran. Kami selalu berharap semua orangutan yang kami lepas liarkan di hutan hidup bebas dan sejahtera. 




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup