Siapa yang bisa melupakan George, bayi orangutan menawan yang diselamatkan oleh tim rescue Samboja Lestari pada 19 Mei 2015? Kini bayi jantan itu telah tumbuh menjadi orangutan muda yang mengagumkan di Grup Bayi Sekolah Hutan.
Pada usia 18 bulan, George telah menunjukkan kemajuan yang positif. Di antara teman-temannya yang lain, George merupakan salah satu bayi orangutan jantan yang sangat senang menghabiskan waktunya sendirian dan jarang sekali bersikap manja kepada babysitter.
Di Sekolah Hutan ia sudah bisa memanjat pohon setinggi lima meter. Meskipun ia terkadang tampak ragu-ragu untuk berayun dari cabang ke cabang, ia sama sekali tidak memiliki kesulitan untuk bergelayutan. Bila ia merasa lelah, George akan turun untuk bermain di tanah.
Di bawah pengawasan penuh dari para babysitter, George sangat senang menjelajahi area Sekolah Hutan. Orangutan bayi biasanya belajar keterampilan bertahan hidup dari induknya, dan para ibu asuh kami (babysitter) harus mengajarkan George juga teman-temannya yang lain, berbagai keterampilan dasar yang dibutuhkan bagi kehidupan di alam liar.
George yang Menawan Bersinar di Samboja Lestari (Kredit foto: Suwardy)
George yang Menawan Bersinar di Samboja Lestari (Kredit foto: Suwardy)
George yang Menawan Bersinar di Samboja Lestari (Kredit foto: Suwardy)
Dari penuturan para babysitter, George termasuk orangutan yang sangat cepat menangkap setiap arahan yang diberikan. Saat ini ia sedang giat-giatnya belajar mengenali makanan alaminya yang tersedia di Sekolah Hutan.
Babysitter kami begitu senang melaporkan bahwa George memiliki tubuh yang kuat namun berpembawaan tenang. George begitu menggemaskan – semua orang ingin memeluknya, tapi dia lebih suka menyendiri di pohon-pohon. Kami percaya George mengikuti nalurinya untuk berhati-hati dengan manusia, karena mereka adalah salah satu predator yang paling mematikan bagi orangutan.
Kami sangat senang melihat kemajuan akan perekembangan dan pertumbuhan George ini. Kami percaya akan tiba waktunya, di mana George dapat kembali meraih kebebasan di hutan. Teruslah tumbuh sehat ya, George Sayang!