Apakah kamu member?

MUKA-MUKA BARU DI GRUP NURSERY

Dalam kondisi ketidaktahuan tentang kapan pandemic ini akan berakhir, BOS Foundation terus bekerja keras untuk melestarikan orangutan dan habitatnya. Dengan sejumlah penyesuaian dalam prosedur kesehatan, kini semakin ketat dibanding sebelum pandemi, Pusat Rehabilitasi Orangutan Kalimantan Tengah di Nyaru Menteng terlibat dalam misi penyelamatan 3 bayi orangutan di awal tahun ini.

Ketiga orangutan yang terakhir kami selamatkan, Aiko, Ramangai, dan Onyer, menjalani tahap karantina selama tiga bulan sebelum bergabung dengan Grup Nursery. Kelompok ini berisi orangutan-orangutan termuda di pusat rehabilitasi. Di sini, mereka belajar memanjat pohon sebagai keterampilan paling dasar. Mari kita simak kemajuan mereka!

AIKO

Aiko datang di Nyaru Menteng saat berusia 6 bulan. Ia bergabung dengan orangutan lain di Grup Nursery setelah masa karantina selama 3 bulan, dan betina ini beradaptasi cepat dan aktif bermain serta memanjat pohon. Untuk orangutan seumurnya, hal ini cukup baik, karena banyak bayi orangutan lain butuh waktu lebih lama untuk berani memanjat dan bergerak di ketinggian. Hal ini terjadi terutama pada orangutan yang sempat disekap manusia cukup lama, karena biasanya mereka ditaruh di kandang dekat tanah,

Keberanian Aiko diimbangi dengan masih besarnya keinginan untuk tetap berdekatan dengan ibu asuh. Meski sedang asyik memanjat, namun begitu ia melihat ibu asuh berdiri, Aiko langsung menangis karena berpikir akan ditinggalkan oleh ibu asuh. Aiko juga suka sekali susu dan sering merengek untuk meminta tambahan dari ibu asuh!


RAMANGAI

Ramangai seusia dengan Aiko, juga sekitar 9 bulan. Perkembangan kesehatan Ramangai sangat baik, namun berbeda dengan Aiko, Ramangai masih lebih nyaman bermain di tanah, berdekatan ibu asuh, alih-alih di atas pohon. Ia masih enggan meninggalkan ibu asuh, namun belakangan mulai belajar memanjat di dahan-dahan yang tidak terlalu tinggi. Kami cukup gembira melihat kemajuan betina ini.

ONYER

Dari ketiganya, Onyerlah yang tertua, ia kini berusia kurang lebih 12 bulan. Perubahan yang terjadi pada Onyer sungguh signifikan dibandingan saat ia baru tiba di Nyaru Menteng. Kini, jantan ini sudah menjadi anak orangutan yang gemar bermain, bergulat, dan menjahili orangutan lain. Onyer sudah belajar memanjat dan pandai bersosialisasi. Ia bermain dengan semua orangutan di Grup Nursery.

Kami berharap semoga kondisi ketiga orangutan muda terus berkembang baik, tak sabar rasanya ingin segera melihat mereka di Sekolah Hutan!




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup