BERKUNJUNG KE KAMPUNG DAYAK PUNAN
Di sela aktivitasnya, Tim PRM (Post Release Monitoring) di Kehje Sewen, Kalimantan Timur beberapa minggu lalu mengunjungi masyarakat suku Dayak Punan, di Muara Soh.
Kami bekerja keras untuk melindungi orangutan kalimantan dan habitatnya demi generasi mendatang. Berikut beberapa cara kami mewujudkan dunia tempat orangutan dan alam bertahan dan berkembang.
Di sela aktivitasnya, Tim PRM (Post Release Monitoring) di Kehje Sewen, Kalimantan Timur beberapa minggu lalu mengunjungi masyarakat suku Dayak Punan, di Muara Soh.
Setelah merampungkan pembangunan Perkemahan Totat Jalu di Hutan Lindung Bukit Batikap Kalimantan Tengah, Desember 2014 lalu, kini “Laskar Kahiyu” yang berarti “Laskar Orangutan” – sebutan bagi tim pemantauan pasca pelepasliaran (tim PRM)
Beberapa minggu yang lalu, terlihat beberapa orangutan yang beraktifitas di sekitar Camp Lesik. Mereka adalah Lesan, Berlian, Casey, dan Upi. Lesan yang terlihat sedang beraktifitas di belakang camp, tengah asyik makan kambium (kulit pohon).
Perbaikan Pulau 6 akhirnya selesai. Setelah 5 bulan proses rekonstruksi, kini tampak sebuah platform baru yang diperuntukkan sebagai tempat orangutan beristirahat dan juga beberapa tali karet serta tong baru sebagai mainan orangutan.
Tiba di Kamp Rilis Totat Jalu pada 26 Februari 2015 siang, empat orangutan yang akan dilepasliarkan oleh Yayasan BOS melalui Pusat Reintroduksi Nyaru Menteng di Bukit Batikap, Dewi, Mentos, Compost, dan Jatihan berada dalam kondisi sehat.