Que Que, demikianlah anak orangutan jantan ini kami beri nama, masih berusia sekitar 4 tahun ketika tiba di Yayasan BOS-Nyaru Menteng pada 14 Desember 2013. Que Que diserahkan oleh Robby dan rekannya yang selama ini memeliharanya dalam keadaan tanpa induk.
Menurut keterangan Robby, orangutan itu sebenarnya ditemukan oleh rekannya yang tinggal di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, di sebuah hutan yang berdekatan dengan perkebunan kelapa sawit. Saat ditemukan, anak orangutan ini menangis sendirian tanpa induknya di sekitar pepohonan yang tumbang akibat pembukaan lahan. Ibunya tidak terlihat di sekitar situ. Rekannya itupun menangkap dan membawa pulang anak orangutan itu untuk dipelihara di rumah.
Mengetahui rekannya memelihara orangutan, Robby kemudian menyarankan untuk menyerahkan orangutan itu kepada Yayasan BOS. Setelah 2 minggu, Robby akhirnya bisa membujuk rekannya untuk menyerahkan orangutan muda itu ke pusat rehabilitasi.
Robby menyatakan dia mengetahui tentang sanksi hukum bagi siapa saja yang memelihara satwa yang dilindungi itu. “Orangutan adalah satwa yang dilindungi makanya saya sarankan teman saya agar segera menyerahkan orangutan itu ke Yayasan BOS.”
Que Que Belajar di Nyaru Menteng (Kredit foto: Indrayana)
Que Que Belajar di Nyaru Menteng (Kredit foto: Indrayana)
Que Que Belajar di Nyaru Menteng (Kredit foto: Indrayana)
Que Que langsung dibawa oleh Tim Medis ke area karantina. Anak orangutan jantan ini sangat aktif dan nampak sehat dilihat dari nafsu makannya yang normal. Que Que yang memiliki rambut pendek berwarna coklat tua ini, juga memiliki ciri fisik yang mudah dikenali oleh para pengasuhnya yaitu pusarnya yang bodong dan ada tonjolan di bagian dahinya serta rambut di bagian kepalanya terlihat tipis.
Que Que harus menjalani proses karantina terlabih dahulu guna memastikan kondisi kesehatannya sebelum bisa bergabung dengan orangutan lain sebayanya di sekolah hutan. Di sana dia akan belajar tentang cara bertahan hidup di hutan, seperti membuat sarang, memilih pakan alami dan mengenali predator.
Dalam 4 bulan terakhir Nyaru Menteng menerima sebanyak 10 anak orangutan yatim piatu. Que Que, salah satu dari mereka, merupakan korban sekaligus saksi betapa rusaknya habitat orangutan dan bagaimana dia kehilangan induknya. Dengan belajar di Nyaru Menteng, semoga kelak Que Que dapat melanjutkan hidupnya di habitat alaminya sebagai orangutan liar sejati.