Apakah kamu member?

MENGHADAPI DAMPAK ASAP DENGAN SISTEM SPRINKLER

Saat musim kemarau tiba, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi ancaman bagi hutan dan satwa liar di Kalimantan. Dampaknya tidak hanya dirasakan di area yang terbakar. Asap dapat menyebar ke kawasan sekitarnya dan menurunkan kualitas udara, sementara cuaca panas dan kering menambah tantangan bagi upaya perawatan satwa. 

Karhutla dapat menimbulkan kabut asap yang menurunkan kualitas udara, sementara kondisi cuaca panas dan kering dapat menambah tekanan terhadap kesejahteraan orangutan. Paparan asap berpotensi mengganggu sistem pernapasan, sedangkan suhu lingkungan yang tinggi dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Karena itu, diperlukan langkah-langkah pendukung untuk membantu menjaga kondisi lingkungan di sekitar orangutan selama musim karhutla. 

Orangutan juga dapat terdampak oleh paparan asap. Karena itu, Yayasan BOS melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesejahteraan orangutan selama musim karhutla, termasuk memanfaatkan sistem sprinkler di sejumlah area Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah. 

Sistem ini dipasang di beberapa lokasi, antara lain di kompleks karantina, kompleks sosialisasi, area bermain (playground), dan sekolah hutan. Penggunaannya menjadi salah satu langkah pendukung untuk membantu mengelola kondisi lingkungan di sekitar orangutan ketika cuaca panas dan kering. 

Membantu Menjaga Kondisi Lingkungan

Asap kebakaran mengandung campuran partikel halus dan berbagai gas yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan. Penelitian terhadap orangutan liar di Kalimantan menunjukkan bahwa paparan asap kebakaran dapat memengaruhi pola aktivitas dan keseimbangan energi mereka. 

Dalam kondisi tertentu, butiran air dari sistem sprinkler dapat membantu mengendapkan sebagian partikel yang melayang di udara. Penyemprotan air juga dapat membantu mengurangi debu dan memberikan efek pendinginan di area yang dapat dijangkau oleh sistem tersebut. 

Namun, sprinkler bukanlah alat penyaring udara dan tidak dapat menghilangkan seluruh polutan dalam asap, terutama gas berbahaya. Karena itu, penggunaannya perlu dipandang sebagai salah satu langkah pendukung, bukan sebagai pengganti pemantauan kualitas udara dan upaya untuk mengurangi paparan asap. 

Cuaca panas juga menjadi perhatian dalam perawatan orangutan. Penyemprotan air dapat membantu menurunkan suhu lingkungan di sekitar area penyemprotan dan meningkatkan kelembapan setempat. Manfaatnya bergantung pada kondisi cuaca, sirkulasi udara, serta pengaturan dan jangkauan sistem yang digunakan. 


Mendukung Kesejahteraan Orangutan

Perubahan kondisi lingkungan selama musim karhutla dapat menambah tantangan dalam menjaga kesejahteraan orangutan yang berada dalam perawatan. Asap, suhu tinggi, dan perubahan rutinitas perlu diperhatikan sebagai bagian dari pemantauan kondisi mereka 

Kabut air dari sprinkler juga memberikan variasi pada lingkungan tempat orangutan beraktivitas. Di area sosialisasi maupun sekolah hutan, paparan air dapat menjadi pengalaman sensorik tambahan yang menyerupai sebagian kondisi saat hujan. Meski demikian, respons setiap individu dapat berbeda, sehingga manfaatnya terhadap perilaku dan tingkat stres perlu dinilai melalui pengamatan tim perawatan 

Dalam rehabilitasi orangutan, pengelolaan lingkungan merupakan bagian penting dalam upaya memenuhi kebutuhan satwa. Penggunaan sprinkler dapat mendukung upaya tersebut, selama pengoperasiannya disesuaikan dengan kondisi orangutan, cuaca, dan kebutuhan perawatan.

Bagian dari Kesiapsiagaan Menghadapi Karhutla

Sprinkler juga dapat digunakan untuk membasahi area tertentu di sekitar fasilitas rehabilitasi. Namun, penyiraman tidak menjamin kawasan bebas dari kebakaran, khususnya di lahan gambut yang dapat mengalami pembakaran di bawah permukaan tanah 

Karena itu, penggunaan sprinkler perlu berjalan berdampingan dengan langkah kesiapsiagaan lainnya, seperti patroli, pemantauan titik panas, pemeriksaan sumber air, serta pengawasan kondisi cuaca dan kualitas udara 

Menghadapi karhutla membutuhkan upaya berlapis dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan lingkungan, pemantauan kesehatan, dan kesiapsiagaan di lapangan, Yayasan BOS terus berupaya menjaga kesejahteraan orangutan yang berada dalam perawatan selama ancaman kebakaran dan asap berlangsung.  




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup