PERJALANAN MOZA DARI KUWAIT HINGGA MENJADI IBU DI PULAU KAJA
Pada 13 September 2015, bayi orangutan betina berusia sekitar dua tahun memulai perjalanan panjang pulang kembali ke Indonesia. Bayi ini, kemudian diberi nama Moza.
Minggu lalu, kami berbagi kisah tentang Sayang, putri dari Yayang yang sudah mulai hidup mandiri di Hutan Kehje Sewen. Minggu ini kami punya kabar bahagia yang datang dari Yayang – Sayang akan segera punya adik!
Sejak dilepasliarkan pada Desember 2013 lalu, baik Yayang maupun Sayang memperlihatkan kemampuan yang sangat baik untuk beradaptasi dengan kehidupan baru mereka di hutan. Mereka sangat aktif dan lebih menyukai aktivitas di ketinggian kanopi hutan. Yayang sangat pandai mengenali pakan hutan yang lezat, bukan hanya buah-buahan tapi juga daun, kulit kayu, dan rayap. Sayang belajar banyak hal dari sang ibunda, terutama cara mencari makan di hutan.
Dan minggu ini, kami menerima berita baik tentang Yayang dari Tim Post-Release Monitoring (PRM) di Camp Lesik. Berdasarkan beberapa observasi, tim sebenarnya telah menduga bahwa Yayang hamil karena perutnya membesar dan alat kelaminnya terlihat membengkak. Lalu di pagi hari tanggal 22 April 2015, tim mengambil sampel urin Yayang dan mengecek sampel tersebut menggunakan test pack. Dua garis merah muda muncul, mengonfirmasi kehamilan Yayang. Namun karena belum yakin, tim kembali mengambil sampel dan melakukan pengecekan di sore harinya. Hasilnya sama. Keesokan harinya, tanggal 23 April 2015, tim mengulangi pengecekan sekali lagi, hanya untuk memastikan. Dan... iya! Yayang memang hamil!
Sementara sudah ada tiga kelahiran di lokasi pelepasliaran kami di Kalimantan Tengah (Hutan Lindung Bukit Batikap), ini merupakan catatan kehamilan pertama di Hutan Kehje Sewen, jadi tentu saja kami sangat bergembira dan mengirim doa yang tulus untuk Yayang. Kami berharap kehamilan Yayang berjalan lancar dan dapat melahirkan bayi orangutan liar pertama di Hutan Kehje Sewen. Semoga mereka berdua diberkati dan hidup sejahtera sepanjang usia di hutan sejati milik mereka.