Apakah kamu member?

SAAT HAMZAH DAN BONG HARUS BERPISAH

Suatu pagi buta di bulan Maret lalu, tim PRM (Post Release Monitoring) kami di Kamp Lesik, Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur bersiap berangkat untuk mencari satu betina yang dilepasliarkan di hutan ini lima tahun lalu. Bong kami nilai perlu ditangkap dan dipindahkan karena sering sekali datang ke kamp, mencuri logistik, dan merusak mobil pengantar logistik kami.

Memindahkan orangutan dari satu wilayah ke wilayah lain di hutan pelepasliaran mencakup upaya pembiusan sebelum dibawa dengan kandang transport. Ketika Bong berhasil kami bius dan masukkan ke kandang, ternyata ada satu orangutan jantan menyaksikan kami.

Hamzah, jantan dewasa yang dilepasliarkan sembilan tahun lalu, adalah salah satu orangutan pertama hasil rehabilitasi yang hidup di Kehje Sewen.  Ia cukup dekat dengan Bong, dan kami kerap melihat mereka berdua bersama. Keesokan harinya, Hamzah mendekati kandang tempat Bong berada tidak jauh dari kamp kami.


Kendati kami melihat upaya Hamzah yang tampak mengharukan, kami telah memutuskan untuk memindahkan Bong ke daerah bernama Muara So. Daerah ini terletak beberapa kilometer di sebelah timur kamp kami dan kami nilai aman bagi Bong.

Di bulan akhir Juli, kami melakukan patroli ke daerah Muara So, rumah Bong yang baru. Kendati kami tidak ke sana khusus untuk mengamatinya, satu orangutan yang kebetulan kami lihat bergerak di atas sebatang pohon di seberang sungai, ternyata adalah Bong! Ia sedang asyik makan kambium pohon dan nampak sangat sehat, bukti ia berhasil menyintas dengan baik di tempat baru. Namun sayangnya ia berada di seberang sungai, di wilayah yang sulit diakses karena percabangan sungai di daerah itu arusnya sangat kuat. Kebetulan hari itu kami berpatroli berjalan kaki, bukan menggunakan perahu, kami harus pasrah menerima kenyataan tidak bisa mengamati Bong dengan lebih seksama.

Sementara Hamzah, tidak lagi terlihat semenjak kami memindahkan Bong. Kami menduga ia mungkin berusaha mencari Bong, atau betina lain di wilayah yang jauh dari kamp kami.

Selamat tinggal Bong, selamat berjuang di lokasi yang baru, kami akan merindukanmu, juga Hamzah. Sampai jumpa di patrol berikut!




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup