Apakah kamu member?

MENCARI ORANGUTAN (1)

Meskipun saat ini tim Yayasan BOS tengah berupaya mencari titik rilis di Hutan Kehje Sewen, lantas tim PRM tidak begitu saja melupakan kewajibannya untuk memonitor keberadaan orangutan disana. Baru-baru ini, tim PRM melakukan pencarian guna melacak keberadaan Leo, Juminten, Titin, Abbie, dan Inge – orangutan yang telah lama tidak terlacak oleh tim PRM. Ada sejumlah alasan mengapa kita belum mampu untuk mengambil sinyal masing-masing dari keempat orangutan tersebut, kemungkinan mereka telah melakukan penjelajahan yang jauh atau pemancar transmitter mereka sudah tidak berfungsi dengan baik.

Disaat matahari pagi belum muncul, kami sudah sibuk menyiapkan perlengkapan logistik untuk kebutuhan selama 6 hari. Di hari pertama kami memulai pencarian ke arah KM 115. Untuk menuju ke sana kami harus menyebrangi sungai, untungnya hari itu arus sungai tidak begitu deras.

Setelah 5 jam penelusuran, kami akhirnya sampai di KM 115 dan memutuskan untuk bermalam di sana. Di hari itu kami belum berhasil mendeteksi keberadaan orangutan yang kami cari.

Keesokan harinya, setelah selesai menyiapkan bekal, kami melanjutkan penelusuran ke arah punggung bukit untuk melacak keberadaan Leo, Juminten, dan Titin. Sesampainya di punggung bukit, signal telemetri ketiga orangutan tersebut masih juga tidak terdeteksi.

Di hari ketiga penelusuran, kami hanya menemukan 2 sarang lama dalam satu pohon yang sama, gigitan buah yang lamanya sekitar 4-5 hari, dan sisa umbut pakan orangutan yang lamanya sekitar 1-2 hari. Tentu saja temuan ini pertanda baik, tapi kami harus mengetahui siapa yang sudah mendiami sarang tersebut. Jadi, kami harus terus mendeteksi sinyal telemeteri dari orangutan yang kami cari.


Mencari Orangutan (1) (Kredit foto: Deny)

Mencari Orangutan (1) (Kredit foto: Deny)

Mencari Orangutan (1) (Kredit foto: Bani)

Sampai pada hari keenam, kami pun masih belum berhasil mendeteksi keberadaan orangutan yang kami cari. Karena hujan terus mengguyur, kami harus segera kembali ke camp sebelum air sungai pasang.

Meskipun kami belum berhasil menemukan orangutan yang kami cari, tapi dengan melihat adanya sarang dan buah-buahan bekas gigitan orangutan, kami yakin mereka masih hidup sejahtera di hutan Kehje Sewen.

Kami akan terus melanjutkan pencarian. Simak kisah kami selanjutnya, ya!




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup