PERJALANAN MOZA DARI KUWAIT HINGGA MENJADI IBU DI PULAU KAJA
Pada 13 September 2015, bayi orangutan betina berusia sekitar dua tahun memulai perjalanan panjang pulang kembali ke Indonesia. Bayi ini, kemudian diberi nama Moza.
Sore itu di pertengahan Januari, dan hujan deras mengguyur Kamp Lesik, di Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur, tim Post-Release Monitoring (PRM) kami dikejutkan dengan kedatangan salah satu orangutan sekaligus juga membuat tim kami senang. Orangutan ini sepertinya baru pertama kali ini berkunjung ke Kamp, sehingga awalnya tidak ada seorang pun dari tim PRM yang mengenalinya.
Tim PRM kami pun akhirnya mencoba mencari tahu siapa gerangan orangutan ini. Mereka membandingkannya dengan foto orangutan jantan yang telah dilepasliarkan di Kamp Lesik, Kent dan Mail. Orangutan yang dimaksud tidak memiliki kecocokan dengan foto Kent, yang memiliki cekungan di dahinya dan gigi taring yang menonjol.
Jika dibandingkan dengan foto-foto Mail yang diambil pada tahun 2012, orangutan ini juga tidak memiliki kecocokan. Saat foto-foto tersebut diambil, Mail baru berusia delapan tahun. Namun, terdapat ciri fisik lainnya, seperti bentuk janggut dan gelambir di dada, yang meyakinkan tim bahwa orangutan di depan mereka bisa jadi adalah Mail.
Meski awalnya tidak yakin, Mang Usup, salah satu anggota tim PRM kami yang telah bekerja bertahun-tahun di Camp Lesik, mengidentifikasi bahwa orangutan ini adalah Mail. Mang Usup terakhir mengamati Mail pada tahun 2020 di Muara Soh. Hanya satu foto Mail yang berhasil didokumentasikannya menggunakan kamera ponsel. Tim PRM pun menghubungi tim Komunikasi di kantor pusat Yayasan BOS, Bogor, untuk referensi foto lebih lanjut. Setelah mendapatkan dan mengamati lebih lanjut foto-foto tersebut, tim PRM menemukan kecocokan Mail dengan orangutan yang muncul di Kamp!
Kami sungguh senang karena akhirnya dapat melihat Mail kembali setelah 2 tahun tidak pernah terpantau. Biasanya Mail tinggal di daerah sekitar Muara Soh, di mana ia sering terpantau menghabiskan waktu bersama sahabatnya, Casey. Kebahagiaan kami bertambah ketika dari pengamatan tercatat bahwa Mail dalam keadaan sehat dengan Body Condition Score (BCS) 3, yang berada dalam kisaran normal.
Tim PRM kami bersyukur mendapat kunjungan dari Mail, terutama karena beberapa anggota tim PRM akan menyelesaikan tugas mereka dan bersiap untuk kembali ke kota.
Terima kasih Mail sudah datang untuk mengucapkan salam perpisahan kepada anggota tim kami. Kehadiran Mail merupakan hadiah perpisahan yang indah!