Apakah kamu member?

NYIWUH TAK INGIN DIGANGGU!

Adalah hal yang wajar bagi orangutan hasil rehabilitasi yang telah lama dilepasliarkan di hutan, untuk merasa tidak senang terhadap keberadaan manusia. Meskipun jika manusia ini adalah tim Post Release Monitoring (PRM) kami yang telah mereka temui beberapa kali.

Tim PRM kami dari Pondok Monitoring Lewun Kahiyo di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Kalimantan Tengah, berangkat untuk memantau orangutan di suatu hari di bulan April lalu.

Setelah meninggalkan pondok pengamatan, transek demi transek kami susuri sembari mencari tanda-tanda keberadaan orangutan. Menyusuri hutan dan menikmati alam sekitar adalah kegiatan yang membedakan pekerjaan kami dengan rekan-rekan di kota besar, dan kami sangat bersyukur sekaligus bangga akan hal ini.


Sekitar tengah hari, kami menemukan sesosok orangutan yang sedang asyik makan. Tak ingin kehilangan momen, kami segera mengeluarkan catatan dan perlengkapan observasi. Setelah identifikasi cepat, kami mengenali individu orangutan sebagai Nyiwuh, betina yang dilepasliarkan di TNBBBR bulan Februari 2017. Selama observasi ia terpantau makan berbagai jenis buah, anggrek, umbut pandan, dan rayap. Ia begitu menikmati beragam hidangan yang ada di hutan liar ini.

Di Nyaru Menteng, Nyiwuh menjalani proses rehabilitasi selama sekitar 13 tahun. Saat dilepasliarkan, ia telah terampil hidup alami ditambah sifat mandiri yang kuat. Tidak mengherankan apabila Nyiwuh berhasil beradaptasi pada lingkungan barunya dengan baik. Sangat baik, hingga ia enggan berbagi dengan manusia, tampak saat ia menyadari keberadaan kami. Nyiwuh segera menghasilkan kiss-squeak, bunyi yang menunjukkan ketidaksukaan. Nyiwuh juga melemparkan ranting kepada kami, mengusir kami menjauh.

Untuk bisa terus melanjutkan pengamatan tanpa membuatnya stres, kami segera menjauh dan duduk dengan sangat tenang, mengandalkan binokular untuk mengamati kegiatannya. Untung bagi kami, posisi baru kami tidak dengan mudah dilihat Nyiwuh, sehingga ia lebih tenang. Hal ini memberi kami kesempatan untuk melakukan observasi.

Pada hari itu, kami juga beruntung Nyiwuh tidak banyak berpindah pohon sehingga kami juga tidak perlu berpindah tempat pengamatan. Menjelang petang, akhirnya Nyiwuh membuat sarang malam untuk beristirahat tidak jauh dari lokasi awal kami menemukannya.

Selamat istirahat Nyiwuh. Sehat selalu, ya!




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup