Apakah kamu member?

ORANGUTAN BATIKAP: SEJAHTERA, TAK SEKEDAR BERTAHAN HIDUP

Beberapa temuan menarik datang dari tim Post-Release Monitoring (PRM) di Hutan Lindung Bukit Batikap, Kalimantan Tengah. Mereka akhirnya berhasil menemukan jejak sejumlah individu orangutan yang sudah cukup lama tak terdengar kabarnya.

Sif dan Sifa ditemukan dan diikuti selama tiga hari di bulan November 2014, dan ini merupakan penampakan pertama kali sejak bulan Mei 2014. Tim menduga alat pengirim sinyal yang ditanamkan di tubuh Sif tidak lagi berfungsi setelah dua tahun. Memasuki tahun ketiga sejak pelaksanaan rilis, memang sudah sewajarnya jika baterai transmiter melemah dan akhirnya mati.

Satu individu betina yang menggendong anaknya juga terdeteksi secara reguler, namun juga tanpa sinyal. Dari ciri-ciri dan perilakunya, tim menduga ia adalah Astrid.

Di bulan Desember, giliran Nopi dan Nicky ditemukan oleh tim PRM. Kedua individu orangutan ini dilepasliarkan bulan November tahun sebelumnya dan hanya bisa diikuti sampai selama beberapa minggu setelahnya. Tepatnya sejak tanggal 12 Desember 2013, mereka sama sekali tak tampak lagi, dan tim harus menggunakan rekaman sinyal radio. Kami kembali menemukan mereka hanya 100 meter dari titik pertama mereka dilepasliarkan, di hulu Sungai Posu. Induk dan anaknya, kini berusia 4 tahun, tampak sangat sehat.

Boy, satu individu jantan berusia 18 tahun yang dilepasliarkan bersama Nopi di Sungai Posu, namun sejak itu ia bergerak ke arah Monnu, juga kami temukan di bulan Desember lalu. Ini penampakannya pertama kali sejak Februari 2014. Ketiga orangutan ini, Nopi, Nicky, dan Boy berhasil melalui masa satu tahun pasca pelepasliaran.


Orangutan Batikap: Sejahtera, Tak Sekedar Bertahan Hidup (Kredit foto: Tim PRM BOSF di Batikap)

Orangutan Batikap: Sejahtera, Tak Sekedar Bertahan Hidup (Kredit foto: Tim PRM BOSF di Batikap)

Orangutan Batikap: Sejahtera, Tak Sekedar Bertahan Hidup (Kredit foto: Tim PRM BOSF di Batikap)

Orangutan Batikap: Sejahtera, Tak Sekedar Bertahan Hidup (Kredit foto: Tim PRM BOSF di Batikap)

Di minggu-minggu terakhir bulan Januari, tim mengikuti Jane dan Jiro. Ini kali pertama mereka kami temukan sejak Juli tahun lalu, saat itu mereka bertiga bersama Noor. Dalam rentang waktu tersebut kami juga melihat Edwan, Matilda, Georgina, Charlie, Emen, Embong, Reno,dan Mita, serta sekelompok orangutan berisi 4 individu di satu pohon. Tim belum berhasil menentukan identitas mereka karena saat itu transmiter mereka tampaknya tidak berfungsi.

Beberapa sinyal juga diperoleh dari Mexa (pertama kali sejak Juni 2014), Ika (pertama sejak Juli), Mama Tata (sejak Mei), Komeng (sejak Agustus), Mama Ebol (sejak Juni),dan Sarita (sejak Mei).

Jelas terlihat bahwa para orangutan di Batikap tak sekedar bertahan hidup, melainkan hidup dengan sejahtera.




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup