KEKUATAN KITA, PLANET KITA
Setiap tanggal 22 April, jutaan orang di seluruh dunia berhenti sejenak untuk mengingat satu hal sederhana sekaligus penting: Bumi adalah rumah kita bersama.
Masih ingat momen pemindahan orangutan dari kompleks sosialisasi ke pulau suaka di Pusat Rehabilitasi Samboja Lestari? Salah satu individu orangutan yang dipindahkan ialah Jujun, orangutan jantan yang kini menjalani kehidupan semi liarnya di Pulau Suaka #5.
Sejak menempati pulau suaka, perkembangan Jujun menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Ia terpantau aktif dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap lingkungan barunya. Meski masih cukup sering beraktivitas di permukaan tanah daripada di atas kanopi pohon, Jujun telah mengeksplorasi hampir seluruh area pulau.
Baca juga: AWAL BARU DI PULAU SUAKA SAMBOJA LESTARI
Jujun menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik serta tingkat kepercayaan diri yang terus berkembang seiring waktu. Eksplorasi yang intens juga menjadi bagian penting dari proses penyesuaian orangutan unreleaseable atau orangutan yang tidak dapat dilepasliarkan kembali terhadap habitat semi alaminya.
Dalam proses eksplorasinya, Jujun juga menunjukkan perilaku destruktif ringan yang masih tergolong wajar bagi individu orangutan seusianya. Selama pemantauan, tercatat dua tiang ulin yang berfungsi sebagai penghubung tali mengalami kerusakan akibat dipatahkan oleh Jujun.
Perilaku ini menjadi indikator perkembangan kekuatan fisik yang semakin matang, sekaligus menjadi bagian dari proses belajar dan pengenalan struktur lingkungan di pulau.
Dari sisi pakan, Jujun memiliki nafsu makan yang sangat baik. Ia beberapa kali terpantau mengambil makanan milik Vera ketika Vera belum menghabiskan jatahnya. Meski demikian, interaksi ini tidak disertai perilaku agresif.
Baca juga: YUYUN: PERJALANAN PULIH DARI PENYAKIT MENUJU RUMAH BARUNYA
Selama masa observasi, Jujun tidak menunjukkan tanda-tanda menyerang, menggigit, atau perilaku dominan yang berisiko. Interaksi sosial antara Jujun dan Vera masih berada dalam batas yang aman dan alami. Jujun mampu menunjukkan dominasi secara pasif tanpa agresivitas fisik yang mengindikasikan perkembangan perilaku sosialnya yang relatif stabil.
Secara keseluruhan, Jujun menunjukkan perkembangan yang sangat baik, baik dari segi fisik, perilaku eksplorasi, maupun interaksi sosial. Meski demikian, pemantauan lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan perilaku destruktif ringan dan kompetisi pakan dapat dikelola dengan tepat seiring berjalannya proses adaptasi.
Perjalanan Jujun di Pulau Suaka #5 menjadi bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik bagi orangutan unreleaseable, sekaligus memberikan mereka kesempatan kedua dalam menjalani kehidupan yang lebih mendekati alam aslinya.