Apakah kamu member?

PETUALANGAN MEMBANGUN KEBERANIAN DI SEKOLAH HUTAN BARU

Di sekolah hutan kelompok besar, kini terdapat tujuh orangutan muda yang aktif bermain dan belajar bersama di bawah pengawasan para ibu asuh kami yang berpengalaman. Sudah dua bulan sejak anak-anak orangutan ini pindah ke lokasi Sekolah Hutan baru. Meski berada di lingkungan yang aman, mereka masih sering merasa takut terhadap suara-suara aneh yang berasal dari hutan di sekitar mereka.

Baca juga: PEMINDAHAN: LANGKAH MENUJU KONSERVASI YANG LEBIH BAIK

Suara Misterius di Sekolah Hutan Baru

Sebagai tempat yang selalu penuh dengan kejutan, Sekolah Hutan kerap menyuguhkan berbagai suara misterius yang bisa membuat siapa pun merinding. Suara-suara itu bisa berasal dari kicauan burung, gesekan dedaunan yang tertiup angin, atau bahkan serangga yang bersembunyi di balik pepohonan. Namun, dari sekian banyak suara, ada satu yang paling sering membuat para orangutan muda ini terkejut dan ketakutan: suara burung bubut (Centropus sinensis).

Baca juga: TEMON DAN LAHEI MENGHILANG!

Burung bubut memiliki suara khas yang nyaring dan menggema di dalam hutan, terutama saat siang hari. Setiap kali suara burung ini terdengar, para orangutan muda sering kali menunjukkan respons yang sama—memanjat pohon dengan cepat atau bahkan bergegas mendekati pengasuh mereka, mencari perlindungan dengan memeluk erat kaki ibu asuhnya.

Si Penakut dan Si Penasaran

Dari tujuh orangutan di kelompok tersebut, dua individu yang paling sering terpantau takut terhadap suara burung bubut adalah Jenny dan Aiko. Dua betina muda berusia lima tahun ini, akan segera berpelukan di atas pohon ketika mendengar suara burung bubut. Keduanya akan menatap ke segala arah dengan penuh kewaspadaan. Tidak ada yang tahu pasti apa yang mereka pikirkan saat itu, tetapi ibu asuh mereka, Haniati, berspekulasi, “Mungkin mereka mengira suara itu berasal dari makhluk besar yang menakutkan.”

Baca juga: AKHIRNYA JENI TAHU, AROMA DAN RASA TAK SELALU BERKORELASI!


Tak jarang, Aiko dan Jenny akan saling mencari satu sama lain ketika suara burung bubut tiba-tiba terdengar. Namun, menariknya, meskipun takut, mereka juga bisa saling menguatkan. Kadang, mereka akan mengeluarkan vocal kiss squeak yang menandakan bahwa mereka merasa terganggu, sambil menggoyang-goyangkan dahan.

Tantangan untuk Melawan Rasa Takut

Meskipun ketakutan masih sesekali menyelimuti para orangutan muda ini, mereka perlahan-lahan akan belajar untuk menghadapi ketakutan tersebut melalui petualangan yang mengasah keberanian dan mental mereka. Dengan bimbingan dari para ibu asuh, Aiko dan Jenny akan terus belajar mengatasi rasa takut mereka dan memahami lingkungan baru mereka dengan lebih baik. Lebih dari itu, mereka juga perlu belajar membedakan situasi yang benar-benar mengancam dan yang tidak, agar kelak mereka bisa bertahan hidup dengan lebih percaya diri di habitat alami mereka.

Baca juga: SI KECIL YANG PENUH RASA INGIN TAHU!

Ingin tahu lebih lanjut mengenai cerita Jenny, Aiko, dan teman-temannya? Anda dapat turut mendukung dan mengikuti setiap perkembangan tahapan rehabilitasi mereka dengan melakukan adopsi pada tautan berikut!




ADOPSI DI SINI

Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup