PERJALANAN MOZA DARI KUWAIT HINGGA MENJADI IBU DI PULAU KAJA
Pada 13 September 2015, bayi orangutan betina berusia sekitar dua tahun memulai perjalanan panjang pulang kembali ke Indonesia. Bayi ini, kemudian diberi nama Moza.
Setiap tanggal 22 April, jutaan orang di seluruh dunia berhenti sejenak untuk mengingat satu hal sederhana sekaligus penting: Bumi adalah rumah kita bersama. Sejak pertama kali diperingati pada tahun 1970, Hari Bumi telah berkembang menjadi gerakan global yang melibatkan lebih dari satu miliar orang di lebih dari 190 negara untuk menyuarakan perlindungan lingkungan dan masa depan planet ini.
Pada tahun 2026, tema yang kembali diangkat adalah “Our Power, Our Planet”. Dari organisasi lingkungan, lembaga pendidikan, komunitas lokal, hingga individu yang peduli pada alam, semakin banyak pihak yang berpartisipasi dalam kampanye Hari Bumi. Namun, ada satu pesan penting yang semakin ditekankan dalam gerakan lingkungan saat ini: kita tidak harus menjadi sempurna untuk mulai bertindak.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang merasa bahwa untuk hidup ramah lingkungan mereka harus melakukan semuanya dengan sempurna, yaitu menghilangkan plastik sepenuhnya, hidup tanpa sampah, atau hanya membeli produk yang benar-benar berkelanjutan.
Kenyataannya, tidak semua orang memiliki akses, waktu, atau sumber daya untuk melakukan itu semua. Akibatnya, sebagian orang justru merasa gagal bahkan sebelum mencoba. Padahal, perubahan lingkungan yang nyata tidak pernah datang dari kesempurnaan individu. Perubahan besar selalu lahir dari aksi kolektif yang mungkin kecil, tidak sempurna, tetapi dilakukan secara konsisten. Yang dibutuhkan adalah jutaan orang yang bersedia mengambil langkah kecil untuk berubah.
Tema “Our Power, Our Planet” mengingatkan kita bahwa kekuatan terbesar dalam menjaga Bumi adalah partisipasi. Setiap orang dapat berkontribusi dengan cara yang berbeda. Tidak harus langsung besar, tidak harus sempurna. Yang penting adalah mulai.
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk ikut menjaga planet ini:
Tidak semua orang akan melakukan semuanya dan itu tidak apa-apa. Yang terpenting adalah setiap orang menemukan langkah yang bisa mereka lakukan.
Di Indonesia, semangat Our Power, Our Planet juga tercermin dalam berbagai upaya konservasi yang dilakukan oleh banyak pihak, termasuk Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS Foundation).
Selama lebih dari tiga dekade, BOS Foundation bekerja untuk melindungi orangutan dan habitatnya melalui berbagai pendekatan. Mulai dari penyelamatan dan rehabilitasi orangutan, pelepasliaran kembali ke hutan, hingga perlindungan kawasan hutan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Konservasi tidak hanya tentang menyelamatkan satu spesies. Ketika orangutan dilindungi, hutan yang menjadi rumah mereka juga ikut terlindungi.
Namun upaya ini tidak bisa dilakukan sendirian. Seperti pesan Hari Bumi tahun ini, kekuatan terbesar datang dari kolaborasi. Ketika individu, komunitas, organisasi, dan pemerintah bekerja bersama, perubahan yang sebelumnya terasa mustahil menjadi lebih mungkin untuk diwujudkan.
Hari Bumi bukan sekadar peringatan tahunan. Ia adalah pengingat bahwa masa depan planet ini ditentukan oleh pilihan yang kita buat setiap hari. Kita mungkin tidak bisa menyelesaikan semua masalah lingkungan sendirian.
Namun setiap tindakan yang kita ambil, sekecil apa pun itu adalah bagian dari gerakan yang lebih besar. Karena ketika jutaan orang memilih untuk peduli menjaga alam dan memilih untuk bertindak, kita sedang menggunakan kekuatan terbesar yang kita miliki yaitu kekuatan bersama.