Apakah kamu member?

HAMZAH MERUSAK PESTA

Pada awal tahun ini, seperti biasa, tim Post Release Monitoring (PRM) di Kamp Lesik, Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur sedang melakukan kegiatan monitoring orangutan, ketika di luar dugaan, kami bertemu Hamzah yang tiba-tiba muncul entah dari mana!

Pada hari itu, tim PRM berangkat dengan bejalan kaki ke daerah Gunung Belah, dan berencana untuk pergi ke Transek Berlian. Setelah tiba di sungai Gunung Belah, tim berhenti untuk memeriksa orangutan, namun kami tidak menemukan keberadaan orangutan.

Tim pun melanjutkan perjalanan dan melintasi Transek Mobil Mogok, sesusai dengan namanya, transek ini adalah tempat di mana mobil kami pasti mogok ketika melewati transek tersebut. Saat tiba di pertengahan transek, tim melihat ada pergerakan di pepohonan dan ternyata ada Teresa dan Berani, serta Sayang dan Padma, sedang party.

Tim PRM baru saja mulai mengamati Berani, ketika tiba-tiba Hamzah datang dari arah yang tidak kami lihat! Para ibu dan anak-anaknya pun memutuskan untuk segera kabur dari hadirnya Hamzah di party mereka. Saat mereka kabur dari Hamzah, mereka juga menjauh dari pengamatan kami! Tim PRM berupaya mencari keberadaan Berani, tetapi kami tidak dapat menemukannya lagi karena Teresa membawa Berani lari ke lerengan curam dan sulit untuk kami temukan.


Lalu kami pun memutuskan untuk pulang ke kamp, namun saat perjalanan pulang, kami melihat ada orangutan muda sedang mencari makan. Setelah melihat lebih dekat, orangutan muda ini ternyata adalah Ayu, anak dari Lesan. Ayu ditemukan di sekitar area Transek Lung, saat itu juga tim mengobservasi Ayu. Namun belum selesai kami mengamati mereka, Ayu turun dari atas pohon dan pergi bersama sang Induk karena lagi-lagi ada Hamzah muncul secara tiba-tiba. Tim tidak berhasil mengejar Ayu, karena ia dan induknya, Lesan, telah berpindah sangat jauh ke tengah hutan, sedangkan tim berada di jalan utama. 

Tim PRM mencoba siaga dan menunggu beberapa saat, namun Ayu tidak kunjung muncul. Lalu kami menyerah dan pulang ke kamp dengan perasaan kecewa karena tidak berhasil mengamati Ayu hingga dia dan induknya membuat sarang malam. Kali ini tidak hanya kami, tim PRM, yang merasa diganggu oleh Hamzah, namun ketiga pasang induk anak itu juga merasa terganggu dengan kehadirannya.

Hamzah tahu betul cara menurunkan suasana hati!

 




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup