Apakah kamu member?

ORANGUTAN WARRIOR #6 – INDAR YAUMY

Kali ini, kami ingin kembali menyampaikan kisah mengenai seorang orangutan warrior dari program RHO (Rehabilitasi Habitat Orangutan) kami di Kalimantan Timur, yang bergabung sejak empat tahun lalu.

Indar Yaumy lahir di Bogor dan awalnya ia dipercaya membantu tim PRM (Post Release Monitoring) untuk mengelola data mereka. Tugas utamanya adalah mempersiapkan kegiatan pelepasliaran di Hutan Kehje Sewen dan pemindahan di pulau pra-pelepasliaran Juq Kehje Swen, Kalimantan Timur. Indar belakangan dipercaya menangani tanggung jawab yang yang lebih kompleks seperti membuat analisis laporan PRM dan perencanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat di 3 desa binaan, yaitu Bea Nehas, Diaq Lay, dan Dea Beq, di Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur.

Di tahun 2020, Indar dipercaya memegang posisi Forest Planning and Project Officer, dengan tugas membuat perencanaan pengelolaan Hutan Kehje Sewen sesuai skema restorasi ekosistem. Hal ini berarti Indar harus merencanakan kegiatan yang bermanfaat bagi hutan, orangutan, dan masyarakat sekaligus, dan melaksanakannya dengan pihak luar. Tahun ini, ia dipercaya menjadi Plt. Deputy Manajer Hutan Kehje Sewen dan Pulau Juq Kehje Swen, dan bertanggung jawab penuh atas semua kegiatan di Hutan Kehje Sewen dan Pulau Juq Kehje Swen.


Indar mengatakan bahwa pengalaman bersama orangutan yang tak terlupakan terjadi saat ia pertama kali terlibat dalam pelepasliaran orangutan. Kala itu terjadi hal-hal di luar dugaan, dan ia harus dikejar dua orangutan jantan sekaligus. «Saya tak sempat berpikir banyak, saya hanya harus segera meneyelamatkan diri,» ia mengingat. «Kini saya tahu, kita harus selalu menyiapkan jalur evakuasi.»

Namun seberat apa pun tantangan yang dihadapi, bekerja dengan orangutan adalah impian Indar sejak kecil. Ia sejak dahulu sangat tertarik dengan dunia konservasi dan orangutan adalah salah satu satwa yang ia ingin pelajari lebih mendalam.

Melalui kerja kerasnya selama ini, Indar berharap bisa melihat peningkatan populasi orangutan liar di masa depan. “Saya ingin melihat lebih banyak orangutan hidup bebas dan liar di hutan serta menjaga Kalimantan sebagai paru-paru dunia. Saya juga berharap pemerintah bersedia memberi dukungan lebih besar bagi dunia konservasi, dan meningkatkan pengelolaan hutan di Indonesia.»

Ia berpesan bagi kita semua untuk terus menjaga komitmen, terutama bekerja di dunia konservasi, «Lakukan hal terbaik yang kita bisa untuk melestarikan hutan dan orangutan. Walau butuh proses panjang dan melelahkan, hal sekecil apa pun bisa membuat perubahan nyata di masa depan, seperti membuang sampah dan puntung rokok pada tempatnya, dan tidak membakar lahan secara tidak bertanggung jawab,» tutur Indar.

Seperti kata Indar, mari kita semua berharap demi masa depan yang lebih baik!




Menurutmu orang lain perlu tahu? Bagikan!

image image image

CATATAN!



OK

YA, AMPUN!



Tutup