PERJALANAN SINGKAT PENUH KEJUTAN (1)
Sebagai koordinator Tim Post-Release Monitoring (PRM) RHOI, saya bertanggung jawab melakukan persiapan untuk kegiatan pelepasliaran orangutan berikutnya di Kalimantan Timur.
Kami bekerja keras untuk melindungi orangutan kalimantan dan habitatnya demi generasi mendatang. Berikut beberapa cara kami mewujudkan dunia tempat orangutan dan alam bertahan dan berkembang.
Sebagai koordinator Tim Post-Release Monitoring (PRM) RHOI, saya bertanggung jawab melakukan persiapan untuk kegiatan pelepasliaran orangutan berikutnya di Kalimantan Timur.
Tim Post Release Monitoring (PRM) kami di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) di Kalimantan Tengah memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan pengamatan harian terhadap 10 orangutan yang dilepasliarkan bulan lalu.
Suatu pagi yang dingin di bulan Agustus di Hutan Kehje Sewen, tiga anggota Tim PRM kami di Camp Nles Mamse (Rizal, Yosi, dan Luy) pergi untuk melakukan observasi nest-to-nest pada Angely, orangutan betina yang dilepasliarkan BOS Foundation Mei lalu.
Beberapa hari lalu, Luy dan Riki, tim PRM kami di Camp Nles Mamse, melakukan patroli ke arah pelangsiran, sebuah desa transit kecil di perbatasan Hutan Kehje Sewen. Sinyal kuat Bungan datang di dekat mata air.
Setelah beberapa minggu, tim PRM kami di Kamp Lesik tidak melihat keberadaan Lesan dan bayinya, beberapa hari lalu akhirnya mereka kembali berhasil bertemu dengan mereka.