YAYANG, IBU YANG MENAKJUBKAN DAN ANAK KEDUANYA, LOUISE
Di suatu sore, juru masak kami Mbak Sum melihat ada satu induk dan menempel bayi kecil di perutnya dari arah bukit di depan Camp Lesik. Tidak diragukan lagi, mereka adalah Yayang dan bayinya!
Kami bekerja keras untuk melindungi orangutan kalimantan dan habitatnya demi generasi mendatang. Berikut beberapa cara kami mewujudkan dunia tempat orangutan dan alam bertahan dan berkembang.
Di suatu sore, juru masak kami Mbak Sum melihat ada satu induk dan menempel bayi kecil di perutnya dari arah bukit di depan Camp Lesik. Tidak diragukan lagi, mereka adalah Yayang dan bayinya!
Ini merupakan pengalaman pertama saya memantau aktivitas orangutan di alam bebas. Hal ini telah menjadi impian saya sejak dulu dan bersyukur kini impian itu menjadi kenyataan! Pengalaman ini tentu akan selalu saya kenang.
Tim kami di Camp Lesik, Hutan Kehje Sewen, baru-baru ini berpatroli di Gunung Belah dan sepanjang transek Rini membawa radio transmitter dengan harapan menangkap sinyal orangutan.
Saat melakukan patroli pekan lalu di Hutan Kehje Sewen, tim PRM kami di Camp Lesik berjumpa dengan beberapa orangutan yang berada tidak jauh dari Camp.
Terkecuali pasangan ibu dan anak, orangutan diketahui sebagai satwa yang soliter. Namun, Tim Post-Release Monitoring (PRM) kami di Camp Nles Mamse, di Selatan Hutan Kehje Sewen,